domino onlineTogel Singapore
bencana alam

Prediksi Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan

Prediksi Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan

ISTANA CERITA – Dari tim riset penelitian Institut Tekhnologi Bandung (ITB) mengungkapkan bahwa ada potensi besar terjadi gempa yang dapat memicu tsunami yang diperkirakan mencapai hingga 20 meter.

Hal ini diteliti karena Pulau Jawa berada pada zona subduksi yang terhubung antara lempeng Indo-Astralia juga lempeng Eurasia.

Hasil dari interaksi kedua lempeng tersebut berlangsung hingga saat ini dan masa mendatang yang menjadi kemungkinan bisa terjadi gempa kapan saja.

Perkiraan tejadinya tsunami meliputi wilayah disepanjang pesisir selatan Pulau jawa sampai barat hingga timur. Lindu besar ini terjadi dari akumulasi energi yang terkumpul selama ratusan hingga ribuan tahun.

Da yang paling besar potensinya terjadi di Selatan Jawa Barat , karena tidak semua patahan di Selatan Jawa memiliki kekuatan yang sama.

Peneliti dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Purna Sulastya Putra mengatakan, potensi gempa besar hingga memicu tsunami memang ada di pesisir selatan Jawa. Hal itu terlihat dari bukti-bukti geologi tsunami purba yang pernah terjadi ribuan tahun silam.

“Kami telah menemukan beberapa riset yang paling tidaknya berkisar tiga sampai empat bukti geologi bahwa tsunami besar yang akan terjadi diakibatkan dari gempa besar di Selatan Jawa Barat dan terjadi lebih kurang tiga sampai empat kali. Empat kalinya itu telah ditemukan dalam rentang waktu tiga ribu tahun lalu”kata Purna. Jumat,25 september 2020.

Dia menjelaskan, bukti geologi yang dimaksud adalah material dan mikroorganisme laut yang ditemukan di daratan akibat terbawa tsunami. Material tersebut kemudian diteliti lebih lanjut hingga ke ruang laboratorium untuk mengetahui usianya.

Apa antisipasi pada tsunami ini?

Cara sederhana yang harus dilakukan ialah memberi peringatan zona bahaya kepada masyarakat yang tinggal di sekitaran potensi rawan tsunami.

Berikutnya, harus menyiapkan jalur evakuasi disekitar pantai terutama yang jauh dari dataran tinggi.

Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono mengapresiasi hasil kajian potensi gempa megathrust selatan Jawa yang dikeluarkan para ahli kebumian ITB.

Meskipun kajian ilmiah mampu menentukan potensi magnitudo maksimum gempa megathrust dan skenario terburuk, akan tetapi hingga saat ini teknologi belum mampu memprediksi dengan tepat dan akurat kapan dan di mana gempa akan terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button