domino onlineTogel Singapore
NEWS

Perang Dingin AS-China Semain Memanas, Sampai Menutup Konsulat Jenderal

ISTANA CERITA – AS menggunakan alasan pengamanan untuk menutup Konsulat Jenderal di Texas, yaitu pada Minggu, 26 Juli 2020. Karena adanya tuduhan mata-mata dan motif kepolitikan oleh China.

Ini juga merupakan teknik kampanye dari Trump jelang pada Pilpres 2020 karenma di Texas sendiri merupakan daerah krusial swing state dan sangat mengancam pemilihan Trump untuk Pilpres November mendatang.

Salah satu wujud dari upaya Trump untuk memenangkan Pilpres dan mendapat suara banyak di wilayah Texas, Trump harus lebih berupaya untuk memperbaiki situasi yang terjadi di Negara Adidaya tersebut akibat pandemi COVID-19, tercatat bahwa AS merupakan Negara dengan korban jiwa terbanyak di dunia.

Dan hal itu menjadikan popularitas Trump yang kian menurun di tingkat nasional maupun swing states. Perolehan suara terhadap Trump sekarang jauh lebih rendah daripada Pilpres 2016 lampau.

Lantas bagaimana dengan China?

China seperti sedang membalas Negara pesaing nya tersebut, yaitu China juga turut menutup Konsulat Jendral AS yang berada di Chengdu dan diberikan waktu 72 jam untuk mengosongkan gedung.

Terlihat bahwa perang dingin AS dengan China semakin memarak, perseteruan di keduanya tampak jelas di beberapa ketidaksamaannya pendapat, dari kisruh tentang Laut China Selatan yang masih diklaim teritori dan klaim tersebut ditentang oleh beberapa Negara-negara ASEAN dan AS juga melibatkan diri dan menyatakan bahwa mempunyai kepentingan.

Presiden Dewan Bisnis AS-China Craig Allen mengungkapkan kekhawatirannya atas meningkatnya adu mulut dari dua Negara Adidaya itu dan apalagi mereka mewakili 40% dari output ekonomi global.

Hal itu akan berdampak pada semua Negara bagian, dan akan membawa Negara lain pada masalah yang serius.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button