domino onlineTogel Singapore
istanacerita NewsKESEHATANNEWS

Handuk yang terlihat bersih belum tentu bebas kuman

Anda mungkin berpikir bahwa handuk tidak mungkin kotor karena hanya digunakan setelah mandi. Nyatanya, benda satu ini juga membawa berbagai bakteri.

“Saat Anda mandi, Anda memang menghilangkan bakteri, tapi hanya beberapa saja,” kata profesor pantologi dan mikrobiologi dari NYU School of Medicine, Philip Tierno, seperti dikutip dari Reader’s Digest pada Rabu, 19 Juni 2019.
Menurut Philip, bakteri masih akan tetap menempel pada tubuh dan akan menempel pada handuk saat Anda mengeringkan tubuh. Jumlahnya pun akan berlipat ganda
“Jumlah bakteri akan terus bertambah setiap hari selama Anda menggunakan handuk tersebut,” kata profesor mikrobiologi Universitas Arizona, Chuck Gerba, menambahkan.
Bakteri sendiri menyukai tempat gelap dan juga lembab. Sementara handuk bisa menjadi ‘rumah’ bagi bakteri apabila terus ditaruh di dalam kamar mandi. Anda pun berisiko terkena infeksi.
Gerba juga mengatakan bahwa Anda memiliki peluang terkena penyakit saat menggunakan handuk bersamaan dengan orang lain.
Dia mengatakan bila Anda merupakan seseorang dengan kondisi acne-prone, Anda mungkin harus mencuci handuk Anda. Seperti yang diketahui, luka terbuka dapat memberi kesempatan bakteri masuk ke kulit Anda.
Gerba merekomendasikan Anda untuk mencuci handuk setiap dua atau tiga hari. Lebih lama dari itu, bakteri akan semakin banyak. Pastikan juga Anda memastikan bahwa handuk kering dengan benar
“Sangatlah sulit untuk membersihkan handuk. Meski dengan air panas, Anda harus melakukan cara yang benar untuk menghilangkan seluruh bakteri,” kata Gerba.

Ada 5 CAra Menjaga kebersihan Handuk Dari Kuman Penyakit
1.Rutin Mencuci Handuk
Handuk yang di gunakan untuk mandi harus rutin dibersihkan agar tidak menjadi sarang penyakit.Usahakan untuk mencuci atau mengganti handuk setiap satu minggu sekali.Tidak perlu menunggu handuk beraroma tidak sedap terlebih dahulu baru cuci,Bila sudah waktunya di sarankan untuk langsung di cuci tanpa perlu menunda-nunda.semakain di tunda kondisi handuk akan menjadi sarang kuman.

2.Hindari Bertukar handuk
mulai sekarang setiap orang di dalam rumah harus memiliki handuk pribadi ya. Selain sikat gigi, handuk sebenarnya termasuk salah satu benda pribadi yang tidak boleh saling ditukar walau dengan keluarga sendiri.
Beberapa kondisi kulit tertentu seperti kudis dan kurap mudah sekali menular ke orang lain melalui kontak fisik langsung ataupun peralatan pribadi, termasuk handuk yang digunakan bersama.
Kegiatan bertukar handuk juga akan membuat segala bakteri di dalamnya berpindah dari satu orang ke orang lainnya. Salah satu jenis bakteri yang bisa ditularkan yaitu Staphylococcus Aureus, sehingga dapat menimbulkan jerawat dan infeksi penyakit kulit lainnya.
Terlebih saat ada anggota keluarga yang memiliki penyakit pada kulitnya seperti kudis atau kurap. Penyakit kulit yang satu ini mudah sekali tertular ke orang lain hanya dengan terjadinya kontak fisik.

3.Mencegah handuk berada dalam keadaan lembap
Kebiasaan tidak mengeringkan atau menjemur handuk setelah dipakai harus segera dihilangkan ya. Tak jarang banyak orang yang lebih suka menyimpan handuk di dalam kamar mandi tanpa dijemur di luar.
Kebiasaan tidak mengeringkan atau menjemur handuk setelah dipakai harus segera dihilangkan ya. Tak jarang banyak orang yang lebih suka menyimpan handuk di dalam kamar mandi tanpa dijemur di luar.
Suhu kamar mandi yang lembap membuat handuk basah menjadi sulit untuk dikeringkan. Padahal handuk yang lembap hanya akan menimbulkan bau kurang sedap.
Handuk lembap seolah membiarkan bakteri atau kuman penyakit berkembang biak di dalamnya.
Usahakan tidak menggunakan handuk yang sudah beraroma kurang sedap terlebih mulai banyak bakteri bersarang. Saat handuk di rumah sudah mulai muncul bau, segera dicuci agar handuk lebih bersih dan siap digunakan.

4.Perhatikan cara mencuci handuk secara benar
Saat rutin dicuci handuk akan lebih bersih dari dan terhindar dari segala jenis kuman penyakit.
Sebelum memulai, Mama harus bisa memerhatikan cara mencuci handuk yang benar. Apalagi handuk langsung bersentuhan dengan kulit saat dipakai, sehingga harus dibersihkan agar tidak berisiko terkena infeksi kulit.
Usahakan untuk menggunakan suhu air 60 derajat Celcius dengan deterjen yang tepat. Untuk menghindari terjadinya infeksi kulit saat mencuci handuk, cobalah untuk menggunakan sarung tangan dan segeralah bersihkan tangan selesai mencuci handuk.

5.Segera menjemur handuk usai dicuci
Handuk yang sudah dicuci usahakan tidak ditinggalkan di dalam mesin cuci terlalu lama,Bila di biarkan maka akan menyebabkan kuman bakteri kembali berkembang.
Usahakan tidak terlalu malas dalam menjemur atau memindahkan handuk dari mesin cuci usai proses pencucian selesai. Pindahkan langsung ke mesin pengering atau segera menjemurnya di bawah sinar matahari. 
Proses penjemuran ini membantu agar handuk tidak lembab saat digunakan. Selain itu, menjemur handuk yang sudah selesai dicuci dapat mengurangi bakteri di dalamnya. Pastikan handuk terbuka terbuka lebar agar semua sisi dapat terkena sinar matahari secara merata,jemurlah handuk di tempat yang terbuka dan tentukan paparan matahari yang cukup agar lebih cepat kering.









Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close