domino onlineTogel Singapore
KESEHATANNEWS

Cara Mudah untuk Mencegah Asma Kambuh Dan Olahraga Yang bagus untuk Penderita Asma

Asma bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Anda tidak bisa mengetahui kapan asma akan muncul. Asma yang kambuh tiba-tiba bahkan tidak hanya membuat Anda kalang kabut, tapi juga orang lain di sekeliling Anda. Tenang dulu. Simak berbagai macam cara di bawah ini untuk mencegah asma kambuh.

Tips dan cara mudah mencegah asma kambuh
  1. Gunakan peak flow meter
    Peak flow meter adalah alat untuk melihat pergerakan dan fungsi paru-paru. Alat ini menjadi salah satu rekomendasi dari para ahli untuk mengendalikan asma.

    Peak flow meter dapat digunakan di rumah dengan mudah. Cukup dengan menghirup napas seperti biasa lalu hembuskan ke dalam rongga alat ini. Semakin tinggi angka yang keluar dari peak flow meter artinya semakin bagus skor fungsi pernapasan Anda terkait jumlah aliran udara dalam jalan napas.

    Ketika Anda pertama kali didiagnosis memiliki asma, dokter akan meminta Anda untuk menggunakan peak flow meter setiap hari selama 2-3 minggu.

    Kebanyakan rencana tindakan asma dibuat berdasarkan bacaan peak flow Anda. Berdasarkan bacaan tersebut, Anda bisa mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi asma Anda.

  2. Biasakan bernapas lewat hidung
    Saat melakukan aktivitas berat atau olahraga, Anda mungkin tanpa sadar menarik dan buang napas lewat mulut. Namun, ternyata cara ini bisa memicu asma kambuh.

    Mulut tidak memiliki rambut dan rongga sinus seperti hidung yang dapat melembapkan udara yang masuk. Udara kering dan dingin yang masuk ke paru akan memicu penyempitan saluran napas sehingga Anda sulit bernapas dengan baik.

    Dengan membiasakan bernapas melalui hidung, Anda akan menjaga udara yang terhirup tetap hangat dan lembap sehingga Anda bisa mencegah asma kambuh.

  3. Hindari pemicu asma
    Ada banyak hal yang bisa memicu asma kambuh. Oleh karena itu, penting untuk Anda mengetahui apa yang bisa memicu asma Anda kambuh, agar Anda bisa menghindarinya.

    Pada umumnya hindari asap rokok, debu, asap bahan kimia, hingga serbuk kayu dan juga serbuk sari yang melekat di pepohonan jika Anda punya asma. Ketika terhirup sampai paru-paru, hal tersebut bisa memicu kambuhnya asma.

  4. Rutin minum obat sesuai resep
    Sebaiknya bawa obat-obatan asma Anda setiap Anda pergi keluar rumah untuk berjaga-jaga mengatasi kambuhnya asma yang bisa terjadi kapan saja.

    Selain itu, usahakan rutin minum obat untuk mengontrol asma dan jangan menghentikan dosisnya tanpa sepengatahuan dokter Anda, meski gejala asma Anda sudah membaik.

Olahraga Terbaik untuk Penderita Asma

Olahraga itu penting bagi siapa saja, termasuk penderita asma. Meskipun bagi beberapa penderita asma olahraga bisa memicu serangan asma, tetap ada beberapa olahraga yang bisa dilakukan dengan aman.

Bila asma Anda biasanya kambuh setelah berolahraga, kondisi ini disebut exercise-induced asthma (EIA). Kenapa bisa kambuh? Dilansir WebMD, asma yang kambuh tersebut disebabkan olahraga yang terlalu lama, atau jika Anda terlalu banyak mengeluarkan tenaga secara fisik.

Ketika EIA terjadi pada penderita asma, otot di sekitar jalur udara dalam tubuh akan berubah akibat suhu dan kelembapan, dan bereaksi dengan kontraksi, sehingga jalur udara tersebut menyempit. Kondisi ini menyebabkan penderita asma mengalami gejala seperti:

  • Batuk
  • Dada sesak
  • Mengi
  • Kelelahan yang tidak biasa
  • Sesak napas

Gejala EIA ini umumnya dimulai dalam 5-20 menit setelah olahraga dimulai, atau 5-10 menit setelah olahraga singkat selesai. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera kabari dokter Anda.

Meskipun olahraga bisa membuat asma Anda kambuh, bukan berarti Anda harus menghindari berolahraga. Anda hanya harus lebih selektif memilih olahraga yang aman bagi pernapasan Anda.

Jenis olahraga yang cocok untuk penderita asma sebagai berikut

Untuk tetap bisa menjaga kebugaran dan kesehatan meski Anda menderita asma, Anda tetap harus berolahraga. Agar olahraga lebih efektif dan tubuh lebih bugar, Anda perlu menggabungkan beberapa jenis olahraga, seperti kombinasi aerobik (baik itu intensitas sedang maupun berat) dan latihan kekuatan. Anda juga sebaiknya memasukkan olahraga peregangan untuk meningkatkan fleksibilitas Anda.

Seperti dikutip Asthma.org.uk, ada empat jenis olahraga yang bisa dilakukan penderita asma agar tetap bugar dan sehat.

  1. Aerobik intensitas sedang
    Olahraga ini termasuk berjalan, menari, atau bersepeda. Pilih olahraga ini bila Anda menginginkan olahraga sederhana dan mudah, yang tidak membuat Anda kesulitan bernapas ataupun terlalu banyak bernafas.
  2. Aerobik intensitas berat
    Olahraga aerobik yang termasuk intensitas berat termasuk joging, berenang, atau sepakbola. Jika Anda ingin mendorong tingkat kesehatan Anda sedikit dan ingin mendapatkan manfaat terbaik keseluruhan kesehatan Anda, Anda bisa memilih olahraga ini.

    Perlu diketahui, berenang merupakan pilihan olahraga terbaik bagi penderita asma, karena olahraga ini dilakukan di lingkungan yang hangat dan lembap. Kondisi lingkungan tersebut merupakan yang terbaik bagi penderita asma.

  3. Latihan kekuatan
    Latihan kekuatan atau latihan ketahanan ini membangun dan melatih kekuatan otot Anda. Selain itu, olahraga ini bisa dilakukan menggunakan beban atau tanpa beban, serta tak harus dilakukan di gym. Bahkan berjalan-jalan sambil menjinjing kantung penuh belanjaan dari supermarket juga termasuk latihan ketahanan.
  4. Olahraga pikiran dan tubuh
    Untuk olahraga ini Anda bisa memilih yoga, tai chi, atau pilates. Meski bukan olahraga ketahanan atau kekuatan, olahraga ini meningkatkan fleksibilitas, mobilitas sendi-sendi tubuh Anda, dan sebagai bonus, bisa menjernihkan pikiran Anda.

Yang perlu diperhatikan penderita asma saat berolahraga

Dikutip dari Get Asthma Help, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan penderita asma saat berolahraga.

  • Lakukan pemanasan selama 15 menit untuk membuat paru-paru mengatur pemasukan oksigen ke dalam tubuh.
  • Dalam cuaca dingin, tutup mulut dan hidung dengan masker atau syal tebal untuk menghangatkan udara sebelum masuk ke paru-paru.
  • Hindari pemicu asma yang bisa membuat asma kambuh atau memburuk.
  • Setelah berolahraga, lakukan pendinginan selama 15 menit dengan baik.
  • Ikuti instruksi dokter tentang penggunaan obat asma sebelum dan setelah berolahraga. Jika Anda berolahraga berkelompok atau bersama tim, pastikan teman atau pelatih Anda tahu Anda mengidap asma dan tahu apa yang harus dilakukan jika asma Anda kambuh.
  • Tingkatkan kewaspadaan Anda bila Anda pilek atau terkena infeksi pernapasan lainnya, serta bila sedang musim debu, dingin, atau hari sedang panas dan gersang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button
Close
Close
Berita Terupdate © 2020 Bandar Kiu - Bandar Sakong - Domino Online - Situs judi slot online terpercaya - Sabung Ayam online - Prediksi Sgp Pokerqq